16 Okt 2008

Steve Jobs 'Menghijaukan' Produk Apple


Baru-baru ini Apple merilis produk baru untuk kelas MacBook dan MacBook Pro, dengan spesifikasi kemasan yang diklaim sebagai eco-friendly. Cangkang terbuat dari aluminium, dan LED-backlit glossy yang memanfaatkan teknologi kaca, semua material ini dapat dengan mudah di daur ulang, dan dengan demikian tidak menimbulkan sampah baru yang berbahaya.

Keputusan Steve Jobs merilis produk genre 'baru' ini di klaim karena tekanan banyak pihak mengenai material yang mengandung bahan beracun dan berbahaya (B3) yang selama ini digunakan oleh produk-produk Apple, seperti iPod, iMac, dan MacBook versi lama.

Hal ini menyebabkan Apple mendapat ranking yang buruk dalam hal perusahaan penghasil produk ramah lingkungan yang dikeluarkan Greenpeace, Guide to Greener Electronics. Greenpeace bahkan meluncurkan sebuah website khusus, GreenMyApple.org, yang mengkritik produk-produk Apple tersebut (sekarang web itu sudah tidak dilanjutkan). Website ini mendapat penghargaan sebagai The Best Activist Site of The Year. Berikut kutipan dari maclife.com mengenai kritik GreenPeace dan tanggapan Jobs:

Greenpeace continued to pressure Apple with its “Green My Apple” campaign. Jobs responded with a promise to phase out chemicals such as polyvinyl chloride and brominated flame retardants in all of its products by the end of 2008.

Seperti yang Anda tahu, aktivis lingkungan yang juga mantan wakil presiden AS, Al-Gore, adalah salah satu anggota Board of Directors Apple Inc. sejak tahun 2003. Ini mungkin berarti bahwa keberadaan Gore di sana membawa pengaruh juga terhadap kebijakan Apple dalam merancang inovasi produk mereka. Di website-nya, Apple memasang headline Meet The New Generation of Notebooks.

Produk MacBook dan MacBook Pro bukanlah generasi yang 'baru' dalam jajaran produk Apple. MacBook, (Black & White) yang sebelumnya tidak menggunakan material aluminium, kini mendapat sentuhan baru dengan kemasan dari aluminium. Sementara MacBook Pro memang dari awal sudah menggunakan kemasan dari aluminium. Paling tidak inilah jawaban Jobs terhadap janjinya yang akan mengurangi penggunaan bahan-bahan berbahaya pada produk-produk Apple, di akhir 2008.

Entah strategi apa yang diterapkan Apple, tapi yang pasti keputusan 'menghijaukan' produk-produknya ini pasti akan mendapat respon positif dari pasar. Meski banyak juga pengamat produk Apple yang kecewa karena pada MacBook 'hijau' ini teknologi firewire dihilangkan.

Mungkin inilah dimulainya era desain berbasis nilai. Ramah lingkungan bukan sekedar cara untuk memperbaiki citra perusahaan, tetapi nilai-nilai keberlanjutan di belakangnya juga menjadi roh dari proses desain-nya. Semoga demikian, supaya perkembangan teknologi tidak malah membuat kehidupan manusia semakin sulit, tetapi selaras dan saling menguntungkan. Paling tidak, gambaran dunia masa depan ala Wall-e, tidak perlu terjadi kalau bisa diantisipasi dari sekarang.

-----------------------
say it, you'll have it.

*all images captured from Apple.com


Reblog this post [with Zemanta]
Posting Komentar