5 Agt 2008

Do You Love Stuffs? Don't Waste!



Ini ada video yang sangat menarik, dari storyofstuff.com tentang bagaimana pola konsumtif masyarakat kita ini (dunia) memang dirancang oleh segelintir orang. Karena kalo nggak begitu, mungkin tidak ada bilyuner di dunia ini. :D



Ceritanya diawali dengan sumberdaya alam kita yang dieksplorasi luarbiasa. Dan layaknya kelakuan negara industri lainnya di dunia ini, ketika kekurangan sumberdaya di negeri sendiri, mereka lalu pergi ke negara-negara dunia ketiga, termasuk negara kita ini. Selain murah, negara-negara dunia ketiga juga sudah 'offside' duluan karena punya hutang besar ke negara-negara maju, sehingga tidak punya daya tawar yang bagus.

Maka, inilah potret negara dunia ketiga. Sumberdaya alamnya dieksploitasi, lingkungannya jadi limbah industri, rakyat miskinnya dijadikan kuli, kelas menengah atasnya jadi pasar terbesar bagi produk luar negeri, lalu belum lagi ditimpuki sampah produk-produk yang setiap 3 bulan sekali modelnya ganti.

A young World Bank protester takes to the stre...Image via WikipediaSementara uangnya lari kemana? Kembali ke kantong para kapitalis yang jadi 'backbone' nya negara-negara industri. Makin banyak uangnya, makin bingung lah mereka. Lalu dibuatlah The World Bank, (juga IMF) dan melalui lembaga seperti ini, negara dunia ketiga yang tidak sanggup belanja diberi modal usaha, agar punya uang banyak dan bisa foya-foya. Yang dibeli produk dari mana? Jawab saja sendiri ya...

Mirip dengan apa yang ditulis oleh Naomi Klein dalam bukunya No Logo, video pendek yang cocoknya disebut video presentasi dari Annie Leonard ini mengupas secara mendalam seluk-beluk industri di dunia. Annie bahkan punya data, betapa 99% dari barang-barang yang dikonsumsi di Amerika Utara, dalam jangka waktu 6 bulan akan menjadi sampah! Hanya 1% yang mampu bertahan lebih dari 6 bulan! Apakah ini kemunduran teknologi? Tentu bukan.

captured from storyofstuff.com

Bayangkan saja, produk yang tadinya dikuras dari sumberdaya alam yang belum tentu bisa kembali lagi dalam 5 tahun, dalam 6 bulan sudah jadi sampah yang kemudian kembali meracuni bumi, dengan kadar yang jauh lebih mengerikan, dan menambah masalah baru. Uhm...

Iklan juga disebut Annie sebagai salah satu tulang punggung konsumerisme yang melanggenggkan sistem ini. Di Amerika tidak kurang dari 3000 iklan sehari dipertontonkan kepada khalayak! Ketika pemerintah sudah menjadi kacung para kapitalis, maka melalui iklan, industri sebenarnya jauh lebih berkuasa daripada pemerintah. Mereka bahkan punya wilayah kekuasaan jauh lebih besar melebihi negara paling besar sekalipun di dunia!

Lalu apa yang bisa dilakukan. Inilah mengapa banyak gagasan yang mengarah pada Green Society. Ada Green Design, Green Fashion, dan green-green yang lainnya. Ini mungkin salah satu solusi, dimana masyarakat dunia mulai berpikir tentang mengurangi konsumsi, atau hanya mengkonsumsi barang yang dapat dengan mudah didaur ulang. Lagi-lagi Annie berkomentar, reduce, reuse, recycle tidak cukup kalau tidak dilakukan oleh seluruh populasi. Harus ada sistem baru yang mampu mengatur bagaimana industri bekerja, atau kiamat akan semakin dekat.

Oh ya, video ini dibuka dengan cerita Annie tentang hebatnya punya cool gadget, kayak iPod. Huehuehue... Kalau mau download videonya (.mov - 50MB) bisa juga, disini.

-----------------------
say it, you'll have it.

Just Update:
Dari blognya Story of Stuff, Annie menulis tentang respon yang masuk atas video presentasinya. Sangat menarik, karena satu respon, direspon secara positif oleh yang lain, menjadi sebuh ajang diskusi yang konstruktif. Ini baru namanya bukan basa basi!



Enhanced by Zemanta
Posting Komentar