6 Agt 2008

Another Favourite Movies

Thank You for Smoking
Reitman at the 2007 Toronto International Film...Image via Wikipedia
Film drama/komedi satir yang disutradarai oleh Jason Reitman, bercerita tentang usaha produsen rokok di Amerika untuk 'melindungi' bisnisnya dari berbagai pihak. Industri rokok memang sudah menjadi musuh publik Amerika, bahkan juga di beberapa negara lain di dunia.

Dalam hal inilah, Nick Naylor (Aaron Eckhart) sebagai juru bicara Academi of Tobacco Studies, berusaha 'ngeles' sebisa-bisanya agar industri rokok tidak tampak 'buruk' citranya di mata masyarakat. Akademi ini sendiri adalah pusat studi terhadap bahaya merokok, tetapi disponsori oleh asosiasi para pengusaha rokok.

Sebagai tukang lobby, Nick memang jagonya. Bahkan ketika hidupnya sengsara karena dipecat dari akademi, dan ditelanjangi lalu digantung di tengah kota oleh musuh-musuhnya, Nick masih tetap mampu bertahan.

Prinsip hidup Nick sangat menarik; "Selama kita bisa menunjukkan bahwa orang lain salah, maka otomatis akan memberi impresi bahwa kitalah yang benar. Jadi tidak perlu bersusah payah mencari pembenaran untuk diri sendiri..." Hmm...


The Hoax
The HoaxImage via Wikipedia
Ini diangkat dari kisah nyata yang dialami Clifford Irving, seorang novelis yang dengan sengaja memalsukan wawancara dengan seorang jutawan misterius, menjadi sebuah buku autobiografi. Jutawan itu, Howard Hughes, seorang nyentrik yang paling tidak suka berhubungan dengan media massa.

Richard Gere berperan menjadi si Irving, cukup meyakinkan dalam adegan-adegan yang menegangkan, seperti pura-pura mendatangkan Hughes lewat helikopter, tetapi batal karena alasan yang juga nyentrik, salah menggambar arah mata angin!

Adegan ini menjadi adegan pembuka film, yang kemudian flashback ke awal-awal cerita. Bagaimana si Irving sedang mengalami masa sulit, karena karyanya ditolak oleh penerbit McGraw-Hill. Ide menulis autobiografi palsu ini lantaran pada suatu ketika Irving menginap di hotel, ia dan semua penghuni hotel di satu lantai 'diusir' Howard Hughes yang mau nginep di hotel itu. Dasar jutawan, pihak hotel tidak berani menolak. Mencak-mencaklah si Irving ini. Begitu sekilas melihat tulisan tentang Hughes di sebuah majalah, timbullah niat usil-nya.

Dibalik semua kejahatan Irving ini, ada satu adegan dimana Irving mendapat kiriman segepok dokumen, yang menghubungkan Hughes dengan Presiden AS kala itu, Nixon. Dokumen-dokumen yang kemudian menjadi bahan tulisan Irving dalam autobiografi palsu itu, tampaknya informasi yang bisa menjatuhkan Nixon. Irving merasa bahwa kiriman itu dari Hughes, dan ia merasa bahwa Hughes mulai setuju dengan proyek palsunya.

Tapi akhirnya semua terbongkar. Hughes 'tampil' dalam konferensi pers yang hanya memperdengarkan suaranya, yang menyatakan bahwa Irving telah memalsukan semuanya. Irving ditangkap, juga kompatriotnya. Lalu di ujung adegan, sebuah berita mengabarkan bahwa tuntutan terhadap Hughes menyangkut skandal pajak dan lain-lain, dibatalkan oleh pemerintah. Uhm...

-----------------------
say it, you'll have it.
Zemanta Pixie
Posting Komentar