28 Jul 2008

Web Calon Walkot Bandung Tidak Profesional

Pilkada Walikota Bandung sebentar lagi, tanggal 10 Agustus 2008. Tiga calon sudah siap maju, ada Dada Rosada-Ayi Vivananda, Taufikurahman-Abu Syauqi (TRENDI), dan Hudaya Prawira-Nahadi (HADI). Iseng saya jalan-jalan ke web mereka, dan ternyata banyak hal mengejutkan.

Pertama, ketika membuka web Hudaya-Nahadi (HADI). Web-nya memang lumayan, sederhana, tidak macem-macem tapi mudah diakses. Cuma ada yang aneh, dan ini jadi mengesankan ketidakprofesionalan pengelolaan web-nya. Di beberapa halaman, header si web tidak diurus, atau entah karena saya menggunakan Firefox 3.0 maka header si halaman tidak muncul.


Misalnya halaman di atas ini, mengenai Visi dan Misi si calon independen. Header-nya Untitled Document, artinya waktu membuat halaman ini tidak diberi judul halaman. Padahal ini sesuatu yang menurut saya penting, mengingat ini adalah media online. Membuat judul halaman adalah pelajaran paling mendasar, ketika Anda belajar membuat web. Lha kalau halaman begini penting saja bisa terlewat, apa kata dunia?

Kedua, waktu membuka web Dada-Ayi. Ini lebih parah lagi. Kalau Anda adalah pengguna Apple Macintosh, atau setidaknya sering membuka halaman website-nya Apple, maka Anda akan langsung tahu, apa yang saya maksud.

Kalau Anda tidak ngeh, ini saya tampilkan gambar asli dari web-nya Apple, mengenai iPhone.

captured from Apple.com

Silakan bandingkan, ikon yang digunakan dalam web-nya Dada-Ayi itu ikon yang mana dalam tampilan iPhone ini? Benar sekali! Web calon walikota Bandung ini 'membajak' ikon milik perusahaan lain! Atau mungkin saya salah, mungkin saja Dada-Ayi sudah memiliki ijin untuk menggunakan ikon ini dari Apple? Hmm... Mustahil? Ah, siapa tahu...

Selain digunakan di iPhone, dua dari ikon itu juga digunakan di Mac OSX Leopard. Simak saja Gambar berikut:

captured from Apple.com


Kalau saja ikon itu digunakan untuk memasang link ke Apple, mungkin sah-sah saja. Tapi menggunakan ikon orang lain untuk kepentingan sendiri, bahkan untuk event segenting ini? Apa sudah tidak ada lagi Designer di Bandung ini yang mampu membuatkan ikon untuk kalian, pasangan Dada-Ayi? Uhm...

Nah, ketiga tentu saja saya jadi penasaran atas web-nya Trendi. Setelah iseng jalan-jalan ke beberapa halaman, ternyata saya tidak menemukan ada yang aneh. Bahkan di antara dua web yang lain, web pasangan TRENDI ini yang paling serius dengan media online. Selain punya web, Taufik juga punya Facebook, punya blog di wordpress.com, juga punya galeri foto di Flickr. Dari sisi web, kayaknya cuma pasangan TRENDI ini yang tampak paling profesional.

***

Memang, siapa yang layak jadi Walkot Bandung tidak bisa ditentukan dari tampilan di web-nya. Tapi siapa pun yang mau berkampanye, dan menggunakan media, maka ada baiknya ia menggunakannya secara baik, dan tentu saja benar. Menggunakan elemen media secara serampangan, jelas menunjukkan citra yang buruk, meski buat masyarakat awam hal seperti di atas mungkin tidak terlalu penting.

Sekarang coba bandingkan ketiga slogan kampanye dari masing-masing kandidat:
  1. Dada-Ayi : "Teruskan Langkah, Ukir Sejarah"
    Saya sudah coba buka-buka halaman web-nya, tapi saya tidak dapat penjelasan apa-apa mengenai slogan ini. Yang sedikit berhubungan dengan slogan ini mungkin link di sebelah kanan web, yang diberi judul "Hayu Urang Ngukir Sejarah". Inilah heading link yang menampilkan 3 menu, dengan ikon bajakan dari Apple. Selain itu, tidak ada yang signifikan menjelaskan slogan itu.
  2. Taufikurahman-Abu Syauqi: "Bangkit Bersama, Selamatkan Bandung"
    Disini juga sama. Tidak ada penjelasan yang gamblang mengenai slogan di atas. Apa yang harus diselamatkan? Dari apa? Nggak tahu. Pokoknya, ya bangkit untuk menyelamatkan Bandung. Bisa juga diartikan kalau selama ini Bandung terancam, jadi perlu diselamatkan. Begitukah?
  3. Hudaya-Nahadi: "Melayani dan Memberdayakan Masyarakat"
    Nah, ini agak lumayan. Meskipun dalam web-nya juga tidak ada penjelasan yang jelas mengenai slogan ini, tapi dari bunyinya masih bisa terbayang apa yang dimaksudkan.
Dari ketiga slogan kampanye tersebut, masing-masing punya Visi dan Misi yang juga dirumuskan dalam bentuk 'slogan'. Misalnya, tim TRENDI punya "Bandung Tenar", yang berisi visi berjudul "Terwujudnya Bandung yang Kreatif, Nyaman, dan Sejahtera". Di dalamnya terkandung 8 misi, yaitu:
  1. Mewujudkan Pemerintah yang Bersih dan Melayani
  2. Menumbuhkan Lapangan Kerja yang Luas dan Inovatif
  3. Menyediakan Pendidikan Gratis dan Berkualitas
  4. Memberikan Pelayanan Kesehatan yang Murah dan Merata
  5. Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Nyaman
  6. Meningkatkan Kehidupan Beragama yang Toleran dan Harmonis
  7. Mengembangkan Budaya Kreatif dan Berdaya Saing
  8. Mendorong Olah Raga yang Menyehatkan dan Prestatif

Nah, dari tim Dada-Ayi, tidak ada Visi dan Misi dalam web-nya, tetapi ada "7 Program Prioritas". 7 program tersebut adalah Pendidikan, Kesehatan, Kemakmuran, Lingkungan, Seni Budaya, Olahraga, dan Agama. Saya tidak tahu, apakah program ini adalah bagian dari Visi dan Misinya, atau ini adalah program yang sudah diusungnya pada masa lalu, dan akan diteruskan lagi kalau masih terpilih.

Kalau dari tim HADI, visinya "Bandung Sejahtera", yang penjelasannya adalah "Bandung Sejahtera adalah kota jasa yang layak huni dan berdaya saing, dengan warganya yang beriman, sehat, terdidik, dan memiliki kemampuan daya beli untuk hidup yang layak." Visi ini diuraikan dalam "20 Target yang Mengubah Bandung", yang dikategorikan dalam 5 besaran, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Pelayanan Masyarakat, Infrastruktur, dan Pendidikan.

***

Ini adalah informasi yang bisa Anda dapat di internet berkaitan dengan 3 kandidat walikota Bandung 2008-2013. Tentu saja banyak informasi dari media lain yang bisa Anda dapatkan, dan karenanya jangan tergantung dari informasi yang ada disini. Semakin banyak informasi, semoga tidak membuat Anda semakin bingung. Pertimbangkanlah informasi yang paling akurat, dan pilihlah berdasarkan itu (jika Anda berminat untuk memilih :D).

Selamat memilih!

-----------------------
say it, you'll have it.

UPDATE:
  1. Blog Dada-ku Dada-mu di blogspot.com.
    Ternyata Pak Dada ini juga punya blog, di sini. Entah ini blog resmi atau bukan, tapi informasinya lumayan banyak juga. Nah, kalau dari sini, ada banyak link ke online social networking, ada akun Facebook juga, ada akun wordpress.com juga, ada multiply, bahkan akun friendster! Tidak lupa ada juga akun flickr. Nah, kalau melihat di profilenya, blog ini baru eksis sejak Juli 2008. Disini juga ada 'slogan' yang lain lagi: "Berguru pada Pengalaman." Uhm... jadi yang mana sebenarnya slogannya?
  2. Membandingkan jumlah teman-teman di akun Facebook Dada dengan Taufikurahman: Dada 39 vs Taufik 140. Coba kita bandingkan dengan halamannya Obama ya, (Barack Obama's Pages) supporternya adalah 1.214.958. Atau Perspektif Wimar, 237 fans. Huehehe... ya sudah pasti tidak relevan!
    Dasar iseng aja... :D
UPDATE (11/08/08):
  1. Dada-Ayi Menguasai Seluruh Kecamatan
    Pasangan ini ternyata 'sakti sekali'. Dari hasil quick-count yang sudah ditampilkan di berbagai media, mereka ungul telak atas 2 pasangan lainnya.
  2. Taufikurrahman Masih Menunggu Hasil Akhir
    Menurutnya jika memang Dada-Ayi yang keluar sebagai pemenang, pihaknya akan menerima lapang dada. "Sejak awal kita katakan siap kalah dan menang," tandasnya.
  3. Hasil Quick Count Pilkada Bandung
    Ada beberapa pengakuan dari para pembacanya mengenai beberapa kecurangan di lapangan.

Zemanta Pixie
Posting Komentar